Blog

Proses Terjadinya Badai Salju

Proses Terjadinya Badai Salju – Salju merupakan uap air yang terkumpul di atmosfer bumi kita yang kemudian mendingin pada titik kondensasi (kondisi dimana gas berubah menjadi cair atau padat) yang pada akhirnya menggumpal dan menjadi awan.

Proses Terjadinya Badai Salju

Pada awalnya awan yang terbentuk hanyalah awan kecil, namun lama kelamaan awan tersebut akan bergabung dengan awan lain dan membentuk awan yang lebih besar. Saat massa awan sudah terlalu besar maka ia akan pecah menjadi butiran air yang turun ke bumi.

Partikel air ini belum terkotori oleh partikel lainnya atau sering disebut sebagai air murni, air murni ini tidak langsung membeku pada suhu 0 derajat celcius. Hal ini karena pada suhu tersebut baru terjadi perubahan wujud dari cair ke padat, membutuhkan suhu di bawah 0 derajat celcius untuk membuat air menjadi padat atau es.

Tepat di bawah awan tersebut biasanya memiliki temperatur udara 0 derajat celcius, hal ini juga masih dipengaruhi dari ketinggiannya di atas permukaan air laut. Namun salju belum dapat terbentuk hanya dengan temperatur rendah itu saja. Saat partikel air murni ini bersentuhan dengan udara maka partikel tersebut akan bercampur dengan partikel tertentu. Salah satu partikel tersebut ada yang berfungsi mempercepat pembekuan air menjadi kristal es.

Jenis partikel pengotor tersebut disebut dengan nukleator yang berfungsi untuk mempercepat fase pembekuan dan merekatkan antara uap air yang menyebabkan partikel air (yang tidak murni lagi) bergabung bersama dengan partikel air lainnya membentuk kristal lebih besar.

Kristal – kristal es ini dapat jatuh ke tanah bila suhu di tempat tersebut tidak cukup untuk melelehkan es dan itulah yang disebut dengan salju. Bila kristal es tersebut meleleh maka disebut dengan air hujan.

Dengan memantau berbagai parameter cuaca yang dapat dilakukan menggunakan satelit maupun alat pemantau cuaca / weather station kini kita juga dapat memprediksi kapan akan terjadinya hujan salju.

Hujan salju ternyata memiliki satu keunikan yaitu bentuk struktur kristal salju yang terbentuk ternyata tidak ada yang sama di dunia ini. Bahkan sejak salju pertama turun hingga sekarang tidak ada satupun salju yang memiliki bentuk struktur kristal yang sama, hal ini sama seperti sidik jari kita.

comments powered by Disqus

Check Also

Close
Close
Close