Blog

Dampak Perubahan Iklim

Dampak Perubahan Iklim – Tahun ini sejumlah wilayah yang ada di bumi akan mengalami musim panas yang jauh lebih panas dari sebelumnya. Para Ahli di Eropa sudah melakukan penelitian untuk meneliti hubungan antara suhu udara yang meningkat dengan pemanasan global yang sedang terjadi.

Dampak Perubahan Iklim

 

Perubahan Iklim Picu Gelombang Panas Sering Terjadi di Eropa

Seperti yang kita ketahui bahwa bumi kita sedang mengalami pemanasan global akibat dari aktivitas manusia yang menggunakan dan mengeksplore alam kita secara berlebihan. Pemanasan global ini juga dianggap sebagai biang keladi dari berbagai masalah perubahan iklim dan cuaca saat ini.

Salah satu perubahan yang paling terasa adalah sulitnya dalam memprediksi cuaca ataupun iklim, bahkan kini dengan adanya satelit pemantau cuaca hingga alat pemantau cuaca / weather station untuk melakukan hal tersebut masih saja sulit dilakukan.

Selain itu pemanasan global juga dianggap sebagai faktor musim panas tahun ini yang akan menjadi lebih panas dari yang pernah terjadi. Para peneliti melihat gelombang panas tiga hari berturut – turut dalam setahun untuk mencoba melihat hubungan dengan pemanasan global. Untuk lebih menguatkan dugaan mereka maka para peneliti juga mengambil data laporan cuaca dari tujuh stasiun cuaca di Finlandia, Denmark, Irlandia, Belanda, Norwegia dan Swedia.

Hasilnya dari stasiun cuaca di Belanda, Irlandia dan Denmark setelah dilakukan penelitian dan identifikasi mendapatkan hasil bahwa peluang gelombang panas akan meningkat lebih dari dua kali lipat disebabkan karena perubahan iklim pada umumnya. Dari hasil penelitian itu pula para peneliti juga dapat memprediksi bahwa di Irlandia dan sekitarnya akan mengalami gelombang panas serupa dalam waktu 10 tahun, sedangkan di Belanda dalam waktu lima tahun.

Hubungan perubahan iklim dengan perubahan cuaca yang semakin panas ini tidak dapat dihindarkan, dunia akan menjadi semakin hangat dan gelombang panas akan lebih sering terjadi disebabkan karena perubahan iklim yang sedang terjadi saat ini.

Bahkan dampak lainnya adalah gelombang panas yang biasanya jarang terjadi akan muncul semakin sering kedepannya. Perubahan iklim menyebabkan gelombang panas terjadi lebih dari dua kali dan hal inilah yang menyebabkan musim panas kali ini terasa semakin panas di sejumlah wilayah.

Namun para peneliti juga masih belum terpecahkan oleh para peneliti adalah apakah perubahan iklim juga berpengaruh terhadap tekanan tinggi yang banyak terjadi di negara Eropa. Dengan berbagai temuan tersebut para peneliti mengharapkan bahwa ada gerakan dari pemerintah dan berbagai pihak untuk bersama – sama mengatasi hal tersebut.

Perubahan Iklim Picu Gelombang Panas Sering Terjadi di Eropa – Tahun ini sejumlah wilayah yang ada di bumi akan mengalami musim panas yang jauh lebih panas dari sebelumnya. Para Ahli di Eropa sudah melakukan penelitian untuk meneliti hubungan antara suhu udara yang meningkat dengan pemanasan global yang sedang terjadi.

Seperti yang kita ketahui bahwa bumi kita sedang mengalami pemanasan global akibat dari aktivitas manusia yang menggunakan dan mengeksplore alam kita secara berlebihan. Pemanasan global ini juga dianggap sebagai biang keladi dari berbagai masalah perubahan iklim dan cuaca saat ini.

Salah satu perubahan yang paling terasa adalah sulitnya dalam memprediksi cuaca ataupun iklim, bahkan kini dengan adanya satelit pemantau cuaca hingga alat pemantau cuaca / weather station untuk melakukan hal tersebut masih saja sulit dilakukan.

Selain itu pemanasan global juga dianggap sebagai faktor musim panas tahun ini yang akan menjadi lebih panas dari yang pernah terjadi. Para peneliti melihat gelombang panas tiga hari berturut – turut dalam setahun untuk mencoba melihat hubungan dengan pemanasan global. Untuk lebih menguatkan dugaan mereka maka para peneliti juga mengambil data laporan cuaca dari tujuh stasiun cuaca di Finlandia, Denmark, Irlandia, Belanda, Norwegia dan Swedia.

Hasilnya dari stasiun cuaca di Belanda, Irlandia dan Denmark setelah dilakukan penelitian dan identifikasi mendapatkan hasil bahwa peluang gelombang panas akan meningkat lebih dari dua kali lipat disebabkan karena perubahan iklim pada umumnya. Dari hasil penelitian itu pula para peneliti juga dapat memprediksi bahwa di Irlandia dan sekitarnya akan mengalami gelombang panas serupa dalam waktu 10 tahun, sedangkan di Belanda dalam waktu lima tahun.

Hubungan perubahan iklim dengan perubahan cuaca yang semakin panas ini tidak dapat dihindarkan, dunia akan menjadi semakin hangat dan gelombang panas akan lebih sering terjadi disebabkan karena perubahan iklim yang sedang terjadi saat ini.

Bahkan dampak lainnya adalah gelombang panas yang biasanya jarang terjadi akan muncul semakin sering kedepannya. Perubahan iklim menyebabkan gelombang panas terjadi lebih dari dua kali dan hal inilah yang menyebabkan musim panas kali ini terasa semakin panas di sejumlah wilayah.

Namun para peneliti juga masih belum terpecahkan oleh para peneliti adalah apakah perubahan iklim juga berpengaruh terhadap tekanan tinggi yang banyak terjadi di negara Eropa. Dengan berbagai temuan tersebut para peneliti mengharapkan bahwa ada gerakan dari pemerintah dan berbagai pihak untuk bersama – sama mengatasi hal tersebut.

comments powered by Disqus
Close
Close