Blog

Cara Memprediksi Cuaca di Gunung

Cara Memprediksi Cuaca di Gunung – Melakukan pendakian gunung tentu membutuhkan persiapan yang matang mulai dari peralatan, fisik kita sendiri hingga pendamping yang berpengalaman.

Cara Memprediksi Cuaca di Gunung

Selain itu kita juga harus mengetahui cuaca yang sedang terjadi pada gunung yang akan kita daki tersebut. Ini merupakan hal penting karena cuaca akan sangat berpengaruh terhadap pendakian yang kita lakukan.

Mungkin bila kita bisa membawa alat seperti weather station / alat pemantau cuaca maka kita dapat memprediksi kondisi cuaca di gunung. Membawa perangkat seperti handphone juga tidak efektif karena sinyal handphone tidak mencapai hingga daerah gunung yang terpencil.

Akan tetapi ada beberapa cara memprediksi cuaca di gunung yang efektif yaitu :

  1. Cara yang paling efektif pertama adalah dengan melihat kondisi langit, bila langit dipenuhi awan mendung sangat mungkin hujan akan segera turun begitu pula sebaliknya, namun bila sedang memasuki musim penghujan maka hal tersebut tidak terlalu bisa dijadikan prediksi yang akurat. Oleh karena itu kita harus tetap menyediakan peralatan untuk mengantisipasi hujan.
  2. Arah angin dapat menjadi petunjuk adanya angin lembah dari arah utara atau arah timur yang memungkinkan cuaca baik. akan tetapi bila angin datang dari arah barat atau barat daya maka cuaca hujan atau gerimis akan segera datang. Untuk menentukan arah angin Anda dapat membasahi jari Anda kemudian menunjuk kearah utara dan rasakan bagian mana dari jari Anda yang terasa lebih dingin, dari situlah angin dominan tertiup.
  3. Memperkirakan cuaca dapat juga dilakukan dengan melihat serangga atau burung, bila binatang atau burung tersebut terbang rendah atau lebih sering berada di daratan maka cuaca hujan akan segera datang.
  4. Matahari terbit juga dapat digunakan untuk memprediksi cuaca, bila matahari terbit berwarna merah tua disertai awan gelap maka kemungkinan akan turun hujan, namun jika warnanya terang dengan cahaya penuh maka kemungkinan cuaca akan cerah. Begitu pula dengan matahari terbenam bila berwarna kuning cerah dan orange di bawahnya, maka kemungkinan hujan akan turun sedangkan bila warnanya kuning pucat maka akan turun hujan.
  5. Anda juga dapat menggunakan bulan untuk memprediksi cuaca, bila bulan bersinar dengan terang maka menandakan cuaca akan cerah, tapi jika banyak awan yang menyelimuti bulan maka kemungkinan hujan akan turun. Selain itu perhatikan pula apakah bulan dikelilingi oleh cincin berupa uap air yang disebut dengan “halo”, bila ada cincin yang melingkari bulan maka besok atau lusa cuaca akan turun hujan lebat.
  6. Karena kita berada di dataran tinggi ketika mendaki gunung maka kabut juga dapat Anda jadikan acuan dimana bila kabut menggumpal cerah seperti awan maka cuaca kemungkinan akan baik. Kabut yang ada di daerah lembah maka menunjukkan cuaca akan baik saja, akan tetapi bila kabut ada di daerah gunung maka kemungkinan akan turun hujan.
  7. Udara yang terasa lembab juga dapat menjadi acuan akan turunnya hujan, selain itu bila udara berbau seperti pupuk kompos maka kemungkinan akan hujan karena bau akan lebih tercium kuat saat udara lembab.
comments powered by Disqus

Check Also

Close
Close
Close