Blog

Angin Topan Paling Dahsyat

Angin Topan Paling Dahsyat – Beberapa waktu lalu Jepang diterjang topan Talas yang memakan korban 20 orang tewas dan 50 orang hilang. Bahkan sungai yang mengalirpun dikabarkan membawa material bangunan dan dan menimbun rumah yang ada di sekitarnya.

Angin Topan Paling Dahsyat

Fenomena seperti itu tidak hanya pernah terjadi satu kali saja, sudah beberapa kali kejadian serupa terjadi di berbagai belahan dunia. Angin topan sendiri merupakan pusaran angin yang bertiup sangat kencang dengan kecepatan angin sekitar 120 km/jam atau lebih.

Perbedaan tekanan dalam suatu sistem cuacalah yang menyebabkan terjadinya angin topan, fenomena alam tersebut merupakan fenomena yang susah diprediksi. Akan tetapi saat satelit atau alat pemantau cuaca / weather station menangkap adanya parameter – parameter cuaca yang mengarah pada angin topan maka dapat segera diketahui.

Selain di Jepang, angin topan paling dahsyat juga pernah terjadi di berbagai tempat yaitu :

  1. Topan Australia (9 Juni 2010)

Pada tanggal 9 Juni 2010 di Canbera ibukota Australia pernah mengalami banjir disertai angin topan, angin tersebut membuat sungai yang ada di sekitarnya meluap dengan ketinggian mencapai 200 cm. Hal ini mengakibatkan tak kurang dari 250 rumah tenggelam dan membuat negara Kanguru tersebut mengalami hujan badai secara terus menerus yang disertai angin kencang. Akibatnya sekitar 4.000 rumah dan 25.000 orang yang tinggal di pesisir selatan tidak memperoleh listrik karena angin yang sangat kencang memporak-porandakan atap – atap rumah penduduk.

  1. Tri State Tornado – Amerika Serikat (18 Maret 1925)

Di Amerika pada tanggal 18 Maret 1925 pernah terjadi angin topan yang mematikan. Angin ini melanda tiga negara bagian Amerika sekaligus, Missouri, Ellenoa dan Indiana atau yang lebih dikenal dengan nama Tri State Tornado. Angin tornado ini bahkan memegang rekor karena memegang jarak tempuh terjauh yaitu hingga 352 km dengan durasi sekitar 3,5 jam yang kecepatannya sekitar 117 km/jam. Akibatnya sebanyak 659 jiwa menjadi korban dan sekitar 15.000 rumah di kawasan ketiga negara bagian Amerika tersebut porak poranda.

  1. Topan Okeechobee – Amerika Serikat (16 September 1928)

Danau Okeechobee yang terletak di Florida dekat kota Weshtown Beach dan merupakan danau air tawar di daerah Amerika Serikat pernah diterjang badai angin dahsyat. Untung hal ini telah diprediksikan sebelum, namun hingga waktunya tiba badai tersebut tidak kunjung datang. Hal ini membuat para warga kembali pulang, tetapi kenyataan berkehendak lain, tepat pada tanggal 16 Septembar 1928, badai tersebut datang. Kecepatan angin yang mencapai 226 km/jam ini menghancurkan kota kecil di pinggiran danau dan menyebabkan banjir dahsyat yang berlangsung selama berminggu – minggu hingga memakan korban mencapai 2.500 jiwa.

  1. Topan Ike – Amerika Serikat (13 Septembar 2008)

Masih dari Amerika, badai topan ganas yang disebut topan ike juga pernah menyerang negeri paman sam ini. Dengan kekuatan lebih dari 165 km/jam, badai topan ini juga menerjang hingga Kuba dan Haiti pada tanggal 13 September 2008. Pemukiman padat Texas diterjang ombak besar serta tiupan angin yang dahsyat dan hujan besar yang mengakibatkan banjir yang memakan 114 korban jiwa dan menelan kerugian sebesar Rp 10 miliar.

  1. Badai Katrina – Amerika Serikat (29 Agustus 2005)

Lagi – lagi badai topan ganas yang pernah terjadi tercatat kembali menyerang Amerika pada tanggal 29 Agustus 2005. Badai yang disebut badai Katrina menghantam New Orlean sebuah kota di Amerika Serikat bagian selatan hingga memakan korban 1.800 orang tewas dan lebih dari 1 juta penduduk harus diungsikan. Negara bagian Luciana dan Missisipi pun tertutup banjir karena tanggul penahan banjir yang jebol dan ditaksir kerugian akibat bencana alam ini mencapai  Rp 1,8 juta triliun.

  1. Topan Philipina (24 November 2007)

Pada tanggal 24 November 2007 badai topan juga tercatat pernah mendekati bagian utara di negara Filipina dengan kekuatan 175 km/jam yang menyapu hampir seluruh bagian timur dari wilayah di Filipina. Hal ini membuat ribuan orang mengungsi dan 4 orang telah tewas. Sekitar 31.000 orang harus dievakuasi, selain itu dilaporkan 25 pelaut hilang di laut Cina Selatan akibat kejadian ini. Topan ini juga menelan kapal – kapal yang sedang berlayar di kepulauan Nansya yang membuat 80 pelaut dan nelayan cina terdampar di kepulauan itu.

  1. Topan Morakok – Taiwan (10 Agustus 2009)

Topan Morakok melanda negara Taiwan bagian selatan pada Senin, 10 Agustus 2009 yang mengakibatkan 200 rumah terkubur lumpur dan 2.000 rumah lainnya runtuh. Topan ini merenggut 12 korban jiwa dan 52 orang lainnya hilang dengan total kerugian material mencapai Rp 320 milliar.

comments powered by Disqus
Close
Close