Refractometer

Alat Ukur Refractometer Digital DRC-200

Alat Ukur Refractometer Digital AMTAST DRC-200 sebuah perangkat alat ukur yang digunakan untuk melakukan pengukuran terhadap kadar terlarut dalam suatu cairan dengan memakai parameter Brix(%) dan juga indenks bias. Perangkat alat ukur ini sangat mudah digunakan serta dapat merespon cepat. Alat ini adalah solusi yang tepat bagi pengguna yang tidak ingin repot karena alat ini dilengkapi dengan berbagai fitur yang akan memudahkan pengguna dalam melakukan pengukuran. Alat ini juga dilengkapi dengan ATC dan telah menggunakan teknologi digital.

Alat Ukur Refractometer Digital AMTAST DRC-200 memiliki pengukuran nilai akurasi yang sangat tinggi, sehingga perangkat ini dapat menghasilkan hasil yang sangat akurat. Perangkat refraktometer ini nyaman saat digunakan untuk melakukan pengukura, dan juga aman untuk melakukan pengukuran. Perangkat ini dapat mati secara otomatis apabila tidak digunakan, sehingga dapat menghemat daya baterai pada perangkat ini.

Fitur Alat Ukur Refractometer Digital AMTAST DRC-200 :

  1. Presisi suhu Pengukuran
  2. Pengukuran Resolusi suhu
  3. Suhu Operasi
  4. Suhu penyimpanan
  5. Power Supply
  6. Waktu Operasi alat mampu lebih dari 2000 kali per baterai
  7. Suhu Otomatis Kompensasi
  8. Automatic Shut Off
  9. Konversi antara Celcius dan Fahrenheit
  10. Alarm Tegangan Rendah
  11. Suhu Rentang Pengukuran

Spesifikasi Alat Ukur Refractometer Digital AMTAST DRC-200 :

ModelSkalaRentangDiv.Ketepatan
DRC-200Urine Gravity
Serum Protein
Refractive Index
1.000-1.050
0-12g/dl
1.3330-1.3900
0.001
0.1
0.0001
±0.001%
±0.1%
±0.0003

 

Bergerak dibidang distributor, kami UkurdanUji Mandiri Berusaha semaksimal mungkin menyediakan alat ukur terbaik diberbagai jenis dan macam alat-alat ukur baik digital maupun yang masih analog.
Bagi pemesanan langsung saja kontak kami melalui website yang satu ini. Baik email dan telepon, pesan atau whatsapp, atau bisa langsung saja datang ke alamat kantor kami. Kami akan merespon sebaik dan secepat-cepatnya.

comments powered by Disqus
Close
Close